Posted by : Muhammad Iqbhal Rabu, 27 Agustus 2014




Suatu pagi yang cerah, sehabis jogging Jawa-Papua, Ujang melewati rumah Endoy. Ujang melihat Endoy sedang duduk di teras rumahnya sambil ditemani kopi rendang dan cemilan kue berwarna kuning, lembek, dan hangat.
 
“Assalamualaikum, Doy!” Ucap Ujang memanggil Endoy yang masih melamun entah sedang memikirkan apa.

“Wa’alaikumsalam. Eh Jang, Ada apa nih? Masuk-masuk!” Jawab Endoy menyuruh Ujang untuk masuk. Setelah Ujang masuk dengan melompati pagar rumah Endoy yang setinggi 10 meter itu dia langsung mendekati Endoy dan duduk di sebelahnya.

“Kenapa lo? Kok muka lu kusut gitu, kayak cucian belum di setrika sama gebetan?” Ucap Ujang memulai pembicaraan.

“Gue galau, Jang.” Jawab Endoy dengan wajah yang lesu.

“Galau kenapa? Cerita lah sama gue, gue kan temen lo sejak kita masih jadi sperma.” Ujang coba membujuk sambil meminum kopi Endoy sampai habis.

“Itu, si Maemunah, pacar gue, barusan dia mutusin gue gitu aja, padahal cuma gara-gara gue bilang dia mirip Susilawati.” Endoy menjawab sembari mengusap air matanya dengan kanebo.

“Lah, kenapa lagi? Susilawati mantan lu itu?” Ujang terus bertanya, tapi kali ini dia mencoba memakan kue Endoy yang berwarna kuning, lembek, dan hangat itu.

“Bukan. Susilawati tukang cebok di RT 5 itu loh. Dia kan berbakat, mau merendah dan gak sungkan untuk megang e’ek.” 

“Yaiyalah, wajar dia marah, lagian ngebandingin pacar sama orang lain. Lagian kalau kita sering ngebandingin, kita bakal terus ‘dibawah’ dan walaupun kita sudah ada ‘diatas’, pasti ada yang lebih lagi ‘diatas’ kita, dan juga sebaliknya.”

“Tapi....” 

“Udah tenang aja, gue turut berduka kok.. Yauda gak usah galau lagi, pake aja pacar gue dulu noh~”

“.......”

========

Mungkin Ujang adalah teman baik Endoy, terbukti dari rasa empati dia kepada Endoy sungguh mengagumkan. Teman baik memang sulit dicari, tapi sebelum dicari, coba introspeksi dulu. Siapa tau tanda-tanda ini ada di teman kamu.

Cekidot!

1. Baik

Teman baik adalah teman yang baik, kalau yang gak baik dia adalah bukan teman baik, tapi teman gak baik. #TibaTibaPuyeng

Baik itu adalah sifat yang memberi tanpa pamrih, dan berkorban tanpa mengharap balasan. Jadi kalau temen kamu mau menolong dan memberi tanpa mengharapkan imbalan, tandanya dia adalah orang baik. Baik adalah suatu sifat yang paling banyak dimiliki orang, tapi kebanyakan orang setelah di baikin malah ngelunjak. Nah itu dia problemnya, teman yang baik adalah teman yang mau menolong sesekali dan sesuai dengan keadaan waktu dia dan kamu, bukan teman yang selalu mau menolong kamu setiap saat.

2. Sopan Tapi Blak-Blakkan

Ya, teman baik itu bisa dilihat dari gaya pembicaraannya ke kita. Gaya bicara yang sopan memang idaman setiap orang, tapi sopan sopan yang setiap ngomong selalu nunduk tapi diem-diem cepirit. Sopan dalam arti nggak pernah menyakiti kita dalam setiap omongannya, blak-blakan dan bukan yang sungkan.

*galau abis diputusin*

Teman biasa: “Jangan sedih ya, pasti lo dapet yang lebih baik.”

Teman baik: “HAHAHAHAHA! CUPU!”

Teman yang baik adalah teman yang mau jujur apa adanya, blak-blakkan tapi tidak menyakiti, dan bukan yang menusuk dari belakang. Kadang orang terlihat baik kalau ada maunya, taman kayak gitu tinggalin aja, buang-buang umur doang.

3. Berani menolak 

Ada loh temen yang mau nolong tapi karena dia terpaksa. Keliatannya sih tulus, taunya tegar *salah fokus*

Kadang setiap kita menolong, jarang ada lagi yang bilang “Duh, jangan deh, entar ngerepotin.” Dengan memberikan keyakinan seperti itu mungkin orang yang tadinya terpaksa bisa menolong lebih enak lagi dan In Shaa Allah dia malah berubah jadi ikhlas. Aamiin.

Ya, teman baik adalah teman yang bisa meyakinkan temannya. Bukan melakukan hal terpakasa tanpa ada sebuah kata untuk meyakinkan.

4. Yang Empati dan Bukan Sekedar Simpati

Dari cerita Ujang dan Endoy di awal tadi adalah tanda dari dia adalah teman baik kamu. Jaman sekarang, semakin jarang orang mengucapkan ulang tahun jika gak diberitahu Facebook. Jarang setiap ngumpul bareng temen di tempat biasa nongkrong tanpa mengabarkan lewat BBM atau SMS telebih dahulu.

Simpati: “Laptop lo ilang? Sabar ya~”

Empati: “Laptop lo ilang? Kalo butuh, pake laptop gue dulu aja.”

 ========

Simpati: “Eh, motor lo mogok ya? Semangat ya! Semoga dapet bengkel.”

Empati: “Eh, motor lo mogok? Yuk guebantu narik.”

Coba kamu bandingin? Teman yang baik adalah teman yang suka empati sama kita, bukan cuma simpati.

5. Nggak Merepotkan dan Merugikan

Motto hidup yang baik adalah orang yang nggak pernah merepotkan dan merugikan orang lain, jika ngerasa temen kamu ada yang kayak gini, sip, dia adalah temen baik kamu. Selama kita merasa saat bersama dia tidak pernah dirugikan dalam hal waktu, materi, dan tenaga, bisa dikatakan dia adalah teman baik yang nyaman buat kamu. 

Setiap dia menyuruh kamu untuk nguras jambannya setiap hari tapi kamu nggak pernah ngerasa direpotkan dikatakan dia adalah teman baik kamu, tapi kamu adalah pembokat dia. 

6. Yang Mau Berbagi

Kalau temen kamu lagi makan chiki terus kamu minta dan dia kasih, tandanya dia adalah teman baik kamu. Nah selama dia mau berbagi dan nggak pernah pelit, tandanya dia udah percaya sama kamu. 

Ngomongin soal chiki, buat kamu yang bertempat tinggal di Wilayah Jakarta, Kota/Kab Bogor, dan Depok, kamu bisa beli bermacam-macam snack di @snackbogor. Harganya juga murah terjangkau dijamin bikin ngiler. Coba cek aja di www.snackbogor.com







In the end, kalau semua point yang ada di teman kamu cocok sama di atas, tandanya dia adalah teman baik kamu. Tapi jika kamu belum nemu teman yang seperti itu, tenang.. Kemanapun orang untuk mendapatkan teman itu pasti berbeda-beda, ada yang mudah mendapatkannya, ada juga merasa kesulitan untuk mendapatkannya.

Teman baik adalah orang yang mengetahui segala hal tentangmu dan menyukai segala hal apa yang ada pada dirimu.

{ 4 Komentar... read them below or Comment }

  1. Hahaha Temen baik bisa diartikan sahabat gak nih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes. Itu anggapan setiap orang, mau dibilang sahabat boleh, temen baik juga boleh.

      Asal jangan sahabat palsu aja, kayak gini -> http://masisiqbal.blogspot.com/2014/05/sahabat-palsu.html

      Hapus
  2. susah nyari yg bener bener berempati :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. semakin tua usia kita, semakin sulit mencari orang yang bener-bener tulus.

      Hapus

Mohon beri komentar yang baik dan sopan. Semua komentar kalian pasti gue baca dan balas. Terima kasih sudah menyisihkan waktu, tenaga, dan biaya kalian untuk membaca postingan ini. Semoga tulisan gue ini berguna.

- Copyright © Muhammad Iqbhal - masisibal - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -