Posted by : Muhammad Iqbhal Jumat, 08 Januari 2016



Cewek itu diciptakan untuk apa sih?

Malaikat menjawab,”mau tau banget atau mau tau aja? Cie penasaran yah?”

Kampret. Malaikatnya becanda, selain ada malaikat pencabut nyawa, ternyata ada juga malaikat penghibur. Yaitu kamu. Eaaaa.

Udah ah becanda mulu, tulisan gue jadi nggak berbobot nih lama-lama.

Jadi, wanita diciptakan itu untuk mendampingi lelaki. Coba kalo Hawa nggak diciptain, mungkin Adam bakal jomblo sampe mati. Tamat.

Nggak asik kan? Makanya Tuhan menciptakan Hawa. Hawa panas, hawa dingin. ITU HAWA, JAMBUL KINGKONG!

Segala sesuatu pasti berpasangan, kayak hawa tadi. Ada hawa panas, ada juga pasangannya yaitu hawa dingin. Ada pedang, ada juga….. emm. You know lah.

Baik dan buruk pun bisa dikategorikan seperti itu. Tapi, kita nggak bisa memilih/menentukan takdir diri sendiri. Kita nggak bisa memilih pengen jadi cewek atau cowok ketika dilahirkan, paling pas udah dewasa aja bisa pindah kelamin. Hup.

Kita juga nggak bisa menolak kenapa bisa diciptakan seperti ini. Apalagi wanita, mereka dari kecil diajarkan untuk menjadi makhluk yang anggun, ramah, sopan, dan lain-lain. Menghormati wanita itu wajib, bukan lagi kebutuhan. Dan cara menghormati wanita bukan tentang tidak kasar dengannya, tapi menjaga mata akan kecantikannya.

Gue percaya, wanita itu cantik. Bahkan wanita berkulit gelap pun. Kayak orang Afrika gitu. Cantik bukan tentang fisik semata, yang gue sebut cantik adalah dia yang memiliki tutur, sifat, dan kelakuan yang baik. Gue bisa menilai cantik ketika wanita itu tau mana yang memang kebutuhannya dan apa yang harus dia lakukan agar bisa membuat diri mereka menjadi baik.

Akhir-akhir ini gue liat banyak wanita yang mulai menjadi baik. Walaupun masih ada yang belum bisa seperti itu, gue yakin. Bukan tentang “ini udah jamannya bla.. bla.. bla..”, mereka punya waktu sendiri untuk sadar bahwa dengan kebaikan, hidup akan terasa sempurna.

Dan sebaik-baiknya wanita adalah ia yang bisa menutupi hal negatifnya, atau hal yang mengundang kenegatifan. Akan akhlaknya, maupun tubuhnya sendiri. Nggak mungkin dong orang menilai dan mengaggumi seseorang tapi akhlaknya buruk, sering ngomong kotor(ngomong tapi sambil mainin pup kambing), kasar, dan hal negatif dari sifatnya. Wanita yang baik adalah wanita yang bisa menjaga ucapannya dan auratnya.

Masya Allah banget kan kalo dua-duanya dia punyai. Rasanya pengin kerja keras, beli rumah, nyiapin tabungan, belajar jadi seorang yang lebih bertanggung jawab lagi, langsung deh.. JEBRET!

“Saya terima nikahnya…..”

W.O.W. itu lebih gregedz. Pake z.

Nih, jaman sekarang juga banyak wanita pengin punya laki-laki yang nggak ngelihat dia dari fisiknya, sedangkan dia sendiri kemana-mana pake rok pendek dan ‘baju belum jadi’. Aduh, kamu ini yah. Kurang ibadah kayaknya. Coba deh pikir lagi, kesel juga kan sekalinya mereka dapet laki-laki yang brengsek dan manfaatin tubuhnya aja lalu ditinggalkan lalu dia malah ngeluh, nyalahin sana-sini, dan ngejudge, “cowok semua sama aja. Hih.”

Dasar dengkul kobra! *sensor*

Ketika kamu mengandalkan kebaikan hati, maka laki-laki akan mencintaimu karena kebaikanmu. Gitu.

Menutupi aurat juga bukan berarti dia mengumpat dibalik hijabnya karena agar dinilai baik. Hijab ya hijab, untuk menutup aurat, bukan menutupi keburukan. Kebaikan siapa yang tahu. 


“Kalo berhijab kan nanti kita nggak terpancar lagi keindahan kita, bang?”

Lah, kata siapa? Berhijab tapi kamu masih kelihatan senyumnya kan? Jadi nggak usah khawatir, soalnya dari senyum kamu yang bisa kita liat keindahanmu. Beuh. Njir :)


Smart juga penting loh buat kamu lebih ditertarikin oleh lelaki. Jujur, nggak mungkin cuma karena kamu wanita , cantik, dan berhijab tapi nggak pintar. Ditanya siapa penemu asbak aja nggak tau, apalagi kedepannya nanti~

Nilai lelaki itu gampang kok, kamu boleh menilai lelaki itu brengsek ketika mereka gampang terpesona akan tubuh seksimu. Tapi, kamu nggak bisa menilai lelaki itu brengsek ketika dia tertarik akan pesona kepintaran dan pengetahuanmu tentang segala hal. Bukan berarti kamu harus hapal semua artikel Wikipedia. Tapi cukup dengan kamu bisa nyambung akan obrolan ketika berbicara dengan para laki-laki. Coba, masih banyak kan pasangan yang coba deket dan jadian tapi mereka ketika bertemu jarang ngomongin sesuatu, diem mulu kayak cicak diem di dinding taunya malah boker. Ya, itu contoh level hubungan mereka yang membosankan dan akhirnya mungkin bakal pisah di tengah jalan. Karena mereka mau pulang kerumah masing-masing hahaha. “Anjir garing lu, Bal. Sumpah. Hih. Sampah. Pergi luh!”


Contoh cewek smart dan pacarable tuh yang kayak gini:

@elvasoemantri
 
 @ashillasikado

 @_inten

@raraspberry


@kartikaprdt


Maaf yah, para lelaki. Iman kalian goyah gara-gara posting gue yang ini. Tapi, mereka bukan cuma wanita berhijab dan cantik doang, mereka juga punya karya masing-masing, dan mereka juga pantas memiliki banyak pengagum. Nilai plus dari seorang wanita buat gue adalah berhijab. Bukan hal tentang agama semata. Gue berpikir, ternyata mereka punya satu hal yang gue percayai,

Berlian tetap berlian, walaupun dia jatuh dilumpur, keindahan dan nilainya akan tetap sama. Kamu akan tetap menjadi berlian, keindahan pesonamu yang ditutupi hijab pun tetap menjadi berlian yang keindahannya(kebaikan, tutur kata, kelembutan, dan sifat) terpancar terus dilubuk hati kita.

{ 3 Komentar... read them below or Comment }

  1. Aih. Jago banget iqbal ini bikin cewek hijab jadi mesem-mesem. hahahaha. Jadi, mau langsung ketemu Ayah apa gimana nih?
    Sekarang sih udah banyak ya cewek yang berhijab, ada yang niatnya ngikutin fashion. ada juga yang murni pengen menutup aurat. Tinggal pilih deh mau yang mana.

    BalasHapus
  2. Adeuh Iqbal bikin meltimg. Etapi emang iya sih, sometimes hijab itu kayak melengkapi kecerdasan seorang wankta gitu ... lho. :D

    BalasHapus
  3. Whahaha smart dan pacarable :))

    BalasHapus

Mohon beri komentar yang baik dan sopan. Semua komentar kalian pasti gue baca dan balas. Terima kasih sudah menyisihkan waktu, tenaga, dan biaya kalian untuk membaca postingan ini. Semoga tulisan gue ini berguna.

- Copyright © Muhammad Iqbhal - masisibal - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -