Posted by : Muhammad Iqbhal Kamis, 21 April 2016



Indonesia memiliki banyak pulau dan juga pariwisata yang menakjubkan. Tapi, ada satu surga dunia yang terletak di ujung Barat Indonesia, sampai sebagian orang belum menyadarinya. Dia adalah Sabang Indonesia, Pariwisata Aceh Mendunia.

Banyak orang yang tau Sabang sebagai ujung Indonesia karena lagu wajib nasional “Dari Sabang Sampai Marauke”. Masih banyak juga orang yang mengira Sabang itu adalah sebuah pulau, padahal Sabang adalah sebuah kota di sebuah pulau yang bernama Pulau Weh dan dibagi menjadi dua wilayah kecamatan, yaitu Sukajaya dan Sukakaya. Sabang juga merupakan bagian dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam bersamaan dengan Pulau Klah, Pulau Rondo, Pulau Rubiah dan Pulau Seulako yang berada di Teluk Sabang.

1. Letak





Dari segi geografis Indonesia, wilayah Kota Sabang berada pada 95°13'02"-95°22'36" BT, dan 05°46'28"-05°54'-28" LU. 

backpackstory.me

Wilayah Kota Sabang merupakan wilayah administratif paling utara, dan dikelilingi oleh Selat Malaka di Utara, Samudera Hindia di Selatan, Selat Malaka di Timur dan Samudera Hindia di Barat

Kota Sabang juga berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia, Thailand, dan India.(https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Sabang)
 

2. Sejarah


 

- Sejarah Nama Sabang dan Pulau Weh

 
   Nama Sabang sendiri berasal dari bahasa Arab, Shabag yang artinya gunung meletus. Dan di Sabang sendiri ada gunung berapi di Jaboi dan gunung berapi di dalam laut Pria Laot.


A photo posted by Sabang Weh Island (@infosabang) on



Sedangkan Pulau Weh berasal dari kata dalam bahasa Aceh, “Weh” yang artinya pindah, menurut sejarah yang beredar Pulau Weh pada mulanya merupakan satu kesatuan dengan Pulau Sumatra, karena sesuatu hal akhirnya Pulau Weh, me-weh-kan diri ke posisinya yang sekarang. Makanya pulau ini diberi nama Pulau Weh. Berdasarkan sejarah penuturan dari warga di Gampong Pie Ulee Lheueh, Pulau Weh sebelumnya bersambung dengan Ulee Lheue. Ulee Lheue di Banda Aceh sebenarnya adalah Ulee Lheueh (yang terlepas).(http://www.sabangkota.go.id/index.php/page/3/sejarah-sabang)


- Tsunami Aceh 2004 dan Konflik GAM


Bencana alam tsunami pada tahun 2004 mungkin banyak orang melihat bahwa semua daerah Aceh atau disekitarnya tersapu bersih oleh ombak. Tapi, pada kenyataannya Sabang tidak seperti itu. Sabang tidak terkena dampak yang sangat parah seperti di Aceh, Sabang malah dijadikan tempat pendaratan atau transit udara dan laut untuk bala-bantuan dari dalam maupun luar negeri oleh Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi Aceh-Nias.

Konflik GAM dengan pemerintah Republik Indonesia pecah pada tahun 2004 dan aceh menjadi darurat militer. Tapi, perjanjian damai akhirnya terwujud antara GAM dan pemerintah RI di Sabang pada tahun 2005 sehingga sabang kembali menjadi termasuk daerah pariwisata favorit oleh wisatawan mancanegara.


3. Destinasi Wisata


A photo posted by Tengok Sabang (@tengoksabang) on




Walaupun menganggap Sabang itu adalah suatu daerah/kota di pulau yang kecil. Tapi, pada kenyataannya Sabang memiliki puluhan tempat destinasi wisata yang seru. Cocok untuk masyarakat kota yang ingin melihat keindahan alam yang masih asri. Yap, Sabang sampai sekarang masih konsisten menjaga alamnya walaupun dunia teknologi modern kian menjamur. Sabang mengutamakan wisata alam yang masih asri dan terjaga. Dan apa sajakah itu? Cekidot!




1. Pantai Lboih




Pantai Lboih ini bisa disebut juga sebagai "Pintu Gerbang Keindahan Nusantara". Wow! Amazing! Dan julukan tersebut nggak salah dengan penampakan asli Pantai Lboih yang sebenarnya. Di Pantai Lboih memiliki air yang bersih dan juga jernih. Bagian dasar pasir pantai pun bisa terlihat jelas oleh pasang mata. Di Pantai Lboih para wisatawan pun bisa menyelam diantara titik penyelam yang sudah ditentukan. Dalam penyelaman nanti, jika beruntung pada kedalaman 2-3 meter kita bisa melihat anak hiu. Tidak berbahaya, hanya memastikan tidak ada darah disekitar tubuh kita. 


2. Pulau Rubiah






“Surga Taman Laut di Kepulauan Weh”. Waw! ungkapan yang lagi-lagi benar untuk satu tempat destinasi di Sabang. Pulau Rubiah.
 
Pulau Rubiah memiliki jarak sekitar 23 Km dari sebelah barat kota Sabang dan 350 m dari pantai Lboih. Nama Rubiah sendiri diambil dari seorang tokoh perempuan Aceh, yaitu Cut Nyak Rubiah yang makamnya terletak di pulau ini.

Pesona taman keindahan laut di pulau Rubiah yang sangat indah membuat tempat ini dijadikan tempat favorit untuk kegiatan diving dan snorkeling oleh para wisatawan.


A photo posted by Eko Supriyadi (@eko_supriyadi90) on


3. Pantai Gapang


A photo posted by M ZAKY DITIYA PUTRA (@aditbabeh1) on



Pantai Gapang merupakan pantai yang paling banyak dikunjungi turis dan fotografer mancanegara karena spot pemandangan disini yang indah jika diabadikan.

Gapang sendiri berasal dari nama pohon disekitar pantai ini, yaitu pohon Gapang. Pantai Gapang juga tak kalah memiliki air yang jernih dan terlihat biru bila disinari oleh matahari. Namun bedanya, di pantai Gapang mempunyai ombak yang keras karena berhadapan langsung dengan laut yang lepas. Tidak seperti pantai Ibioh yang posisinya terhalang oleh pulau Rubiah. Dan juga pantai Gapang ini memiliki garis pantai yang cukup panjang dan cocok untuk wisata bersama keluarga.
 

4. Pantai Sumur Tiga




Pantai Sumur Tiga kali ini memiliki julukan “Hawaii-nya Sabang”. Sebutan tersebut bisa dikatakan bahwa pantai Sumur Tiga ini memiliki pasir putih dan bertekstur lembut dengan garis pantai yang sangat panjang, mungkin ini adalah pantai dengan garis pantai yang paling panjang yang ada di Kota Sabang. Ombak di pantai ini pun termasuk cukup besar di kala pasang dan tenang ketika surut, maka dari itu Pantai Gapang disebut Hawaii-nya Sabang.

5. Pantai Anoi Itam





Kali ini di Sabang kita melihat pantai dengan pasir hitamnya. Yap, di pantai Anoi Itam. Pantai Anoi Itam ini berjarak 13 Km dari kota Sabang. Pantai Anoi Itam tidak kalah memikat dari yang lainnya karena memiliki pemandangan yang berbeda. Biasanya pantai berpasir putih dan air laut yang begitu jernih, kali ini Pantai Anoi Itam memiliki struktur tanah yang berbeda sehingga mata pun akan terhipnotis keindahan Pantai Anoi Itam untuk diabadikan.

6. Danau Aneuk Laot




Danau Aneuk Laot merupakan sumber air tawar pulau Weh. Aneuk Laot sendiri bisa diartikan sebagai “AnakLaut”. Sabang yang terdiri dari lautan, kini memiliki sebuah tempat  yang berperan penting bagi kehidupan masyarakat di Sabang. Danau Aneuk Laot.


7Gua Sarang


A photo posted by Tengok Sabang (@tengoksabang) on



Gua Sarang, si Eksotis dibalik pegunungan Sabang. Merupukan Destinasi favorit wisatawan di Sabang. Gua Sabang ini terletak di sebelah barat kota Sabang. Siapa coba yang nggak ketagihan buat nyebur?


8. Air Terjun Pria Laot




9. Tugu Nol Kilometer Indonesia




10. Bungker Jepang


A photo posted by Erwin Samuel Ramli (@erwinramlie) on


11. Tugu Kembar




4. Kuliner 


Setiap kita mendatangi tempat baru atau traveling, kita diwajibkan untuk menyicipi makanan khas di daerah tersebut, nah apa aja tuh yang ada di Sabang? Cekidot!

1. Sate Gurita



2Mie Sedap Sabang


A photo posted by Hai min (@haiminhm) on



3. Kuliner Ikan Lepas Sabang




4. Mie Kepiting Aceh


A photo posted by Maia Okta Rini (@maia_yhorin) on


5. Nasi Goreng Aceh



6. Kopi Aceh



7. Rujak Khas Aceh




5. Tempat Oleh-Oleh

1. Piyoh!




2. Pondok Belanga




3. Taman Wisata Kuliner


A photo posted by Yully Fitria Jufri (@ully_jufrie) on


6. Peraturan atau Tata Krama




Daerah Aceh Merupakan Daerah Republik Indonesia yang daerah dan mayoritasnya adalah penduduk muslim, daerah aceh juga menjunjung tinggi nilai budaya islam dengan diberlakukaknya peraturan daerah Syariah Islam di seluruh penjuru aceh tidak terkecuali Pulau Weh - Sabang. untuk menjunjung kearifan lokal dan budaya yang harus kita jaga bersama perlu disampaikan beberapa aturan daerah yang kita harus jaga bersama antara lain:

Selama Tour Berlangsung Menggunakan Menghormati Kaidah Dan Budaya Lokal Masyarakat Aceh Antara Lain : 

1. Berpakaian Baik Dan Sopan
2. Tidak Mengkonsumsi Minum-Minuman Keras Atau Sejenisnya Yang Dilarang.
3. Jika Anda adalah pasangan suami istri sangat disarankan untuk membawa buku nikah.
4. Yang terpenting dari semuanya adalah attitude. Jaga sikap dan perilaku dimanapun berada agar selamat. 


7. Rute Perjalanan Menuju Sabang



Pada Jaman sekarang, ada aplikasi yang memudahkan kita untuk memasan tiket. Maka dari itu, untuk memudahkan kita pergi ke sabang, sudah diciptakan aplikasi Traveloka. Tinggal tentukan tujuan dan starting point-nya saja sudah tersedia. Misal dari Jakarta, bisa ambil penerbangan Jakarta-Sabang yang (hanya) dilayani maskapai plat merah (baca: GIA). 

Pesawat akan transit di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Baru nanti penerbangan dilanjutkan ke Bandara Maimun Saleh, Kota Sabang.

Yang perlu dicatat, pesawat menuju Kota Sabang ini berjenis ATR 72-600 yang mengangkut 70 orang saja. Selain itu, penerbangan ke sana hanya 3 kali dalam seminggu, yaitu pada hari Rabu, Jumat dan Minggu. Sementara, jika ambil penerbangan Jakarta-Banda Aceh, sesampainya di Bandara Sultan Iskandarmuda, lanjutkan perjalanan via jalur darat ke Pelabuhan Ulee Lheue.

Dari Ulee Lheue perjalanan berlanjut dengan berlayar menuju Pelabuhan Balohan, Kota Sabang. Nah, bagian yang perlu dicatat: pelayaran Banda Aceh-Sabang hanya 4 kali pulang-pergi sehari, yaitu kapal cepat 2 kali dan kapal lambat 2 kali. Jadi, bikin itinerary plus jadwal yang tepat dulu ya biar sampai Kota Sabang dengan selamat.



No.

Nama Kapal

Rute Pelayaran

Hari

Waktu Berlayar

Waktu Sandar/Tiba

Trip

Ket

1.

KMP. BRR (Kapal Lambat) dan KMP. Tanjung Burang (Kapal Lambat)

Balohan – Ulee Lheue

Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu

08.00 Wib

11.00 Wib

16.00 Wib


10.00 Wib

13.00 Wib

18.00 Wib

1

2

3




Jum’at
08.00 Wib

14.00 Wib

16.00 Wib

10.00 Wib

16.00 Wib

18.00 Wib
1

2

3



Ulee Lheue - Balohan
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu
08.00 Wib

11.00 Wib

16.00 Wib

10.00 Wib

13.00 Wib

18.00 Wib
1

2

3




Jum’at
08.00 Wib

14.00 Wib

16.00 Wib

10.00 Wib

16.00 Wib

18.00 Wib
1

2

3

2.
KM. Express Cantika 89 (Kapal Cepat)
Balohan – Ulee Lheue
Senin s/d Minggu
08.00 Wib

14.30 Wib

08.45 Wib

15.15 Wib
1

2



Ulee Lheue - Balohan
Senin s/d Minggu
09.30 Wib

16.00 Wib

10.15 Wib

16.45 Wib
1

2


Note : Jadwal di atas sewaktu-waktu dapat berubah tergantung cuaca dan kondisi penumpang dan kendaraan di lapangan.



8. Sabang Marine Festival

http://disbudpar.acehprov.go.id

Dengan diadakannya Sabang Marine Festival, Kota Sabang kini membuka dan menerima para wisatawan dari seluruh pelosok negeri dan mancanegara. Contoh, seperti banyak kapal pesiar yang mulai berdatangan ke Sabang.








Even yang digagas oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS)yang berlangsung selama tiga (12-15) hari dalam rangka memperkenalkan potensi kelautan dan keindahan Sabang pada dunia internasional.

Kegiatan juga untuk memperkenalkan dermaga "Marina Lhok Weng" kepada komunitas pelayar dunia itu direncanakan akan dibuka oleh mantan Menko Maritim, Indroyono Soesilo di Dermaga CT1 BPKS Teluk Sabang.

Disamping juga untuk menambah angka kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia, menjadikan Sabang sebagai destinasi tujuan wisata yacht dalam rangka meningkatkan devisa negara serta membuka lapangan kerja pada masyarakat pencari kerja sektor pariwisata.(http://aceh.tribunnews.com/2015/12/11/besok-sabang-marine-festival-dibuka) 



Ada kabar baik juga untuk para blogger seluruh Indonesia, SMF juga mengadakan lomba blog untuk mempromosikan Sabang sebagai destinasi para wisatawan seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Yok ikutan!





In the end, udah tertarik liburan di Sabang? Nggak nyesel deh, bakal seru dan tambah mau banget pergi kesana setelah liat video petualangan Jebraw dan Naya di Jalan-Jalan Men ini ke Pulau Weh, Sabang. Yuhu!




9. Beautiful Photo-Spot in Sabang



A photo posted by @aldy_khalil on



A photo posted by Sabang Weh Island (@infosabang) on


A photo posted by mikhasinaga (@mikhamydinda) on

Leave a Reply

Mohon beri komentar yang baik dan sopan. Semua komentar kalian pasti gue baca dan balas. Terima kasih sudah menyisihkan waktu, tenaga, dan biaya kalian untuk membaca postingan ini. Semoga tulisan gue ini berguna.

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Muhammad Iqbhal - masisibal - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -